Kurikulum 2013 memuat
peran penting bahasa sebagai wahana untuk mengekspresikan perasaan dan
pemikiran secara estetis dan logis. Pada satu saat, bahasa tidak dituntut dapat
mengekspresikan sesuatu dengan efisien karena ingin menyampaikannya dengan
indah agar mampu menggugah perasaan penerimanya. Pada saat yang lain, bahasa
dituntut efisen dalam menyampaikan gagasan secara objektif dan logis supaya
dapat dicerna dengan mudah oleh penerimanya. Dua pendekatan mengekspresikan dua
dimensi diri, perasaan dan pemikiran melalui bahasa, perlu diberikan secara
berimbang.
Sejalan dengan peran di
atas, pembelajaran Bahasa Indonesia untuk jenjang Pendidikan Menengah Kelas X
yang disajikan dalam buku ini disusun dengan berbasis teks, baik lisan maupun
tulis, dengan menempatkan Bahasa Indonesia sebagai wahana untuk mengekspresikan
perasaan dan pikiran. Di dalamnya dijelaskan berbagai cara penyajian perasaan
dan pemikiran dalam berbagai macam jenis teks. Pemahaman terhadap jenis, kaidah
dan konteks suatu teks ditekankan agar memudahkan peserta didik memahami makna
yang terkandung dalam suatu teks. Penyajian perasaan dan pemikiran dalam bentuk
teks yang sesuai agar tujuan penyampaiannya tercapai, apakah untuk menggugah
perasaan ataukah untuk memberikan pemahaman.
Buku ini menjabarkan
usaha minimal yang harus dilakukan peserta didik untuk mencapai kompetensi yang
diharapkan. Sesuai dengan pendekatan yang digunakan dalam Kurikulum 2013,
peserta didik diajak menjadi berani untuk mencari sumber belajar lain yang
tersedia dan terbentang luas di sekitarnya. Peran guru dalam meningkatkan dan
menyesuaikan daya serap peserta didik dengan ketersediaan kegiatan pada buku
ini sangat penting. Guru dapat memperkayanya dengan kreasi dalam bentuk
kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dan relevan yang bersumber dari lingkungan
sosial dan alam.
Download bukunya di bawah
ini..!!







0 komentar:
Posting Komentar